| Status ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() |
MODEL | 2ZH-6G | |||
JENIS PENGEMUDI | 4 - Penggerak roda | |||
MESIN | Model | D782-E3-P4 | ||
Jenis | Mesin Diesel 4 tak berpendingin air, 3 silinder | |||
Perpindahan (cc) | 778 | |||
Kecepatan keluaran / putaran (kW{PS} / rpm) | 14,4 (19,6)/3,200 | |||
Bahan bakar yang berlaku | solar | |||
Kapasitas tangki bahan bakar (L) | 34 | |||
Sistem permulaan | Motor starter | |||
UKURAN | Panjang keseluruhan (mm) | 3.050 | ||
Lebar keseluruhan (mm) | 2.220 | |||
Tinggi keseluruhan (mm) | 2.600 | |||
Jarak bebas ke tanah minimum (mm) | 500 | |||
BERAT (KG) | 805 | |||
KONDISI BENIH | Jenis bibit | Alas bibit | ||
Tinggi bibit (em) | 8 sampai 25 | |||
Jumlah daun (daun) | 2,0 hingga 4,5 | |||
KECEPATAN OPERASI (M/S) | 0-1.65 | |||
BAGIAN PERJALANAN | Sistem kemudi | Kekuatan | ||
Roda | Jenis | Roda depan | Ban tidak bocor | |
Roda belakang | Roda roda karet | |||
OD | Roda depan (mm) | 650 | ||
OD | Roda belakang (mm) | 950 | ||
Sistem peralihan | Transmisi Hidrostatis | |||
Jumlah perpindahan posisi | HST: Pergeseran utama, Kecepatan variabel untuk maju dan mundur | |||
Proses dan Aliran Produksi
Pengemasan dan Pengiriman
1. Penskalaan Lapangan Bervolume Tinggi: Dirancang untuk mencakup areal lahan basah yang luas dengan cepat. Konfigurasi multi-barisnya yang kuat secara substansial mempersingkat kalender penanaman yang ketat sekaligus menurunkan biaya operasional musiman dan biaya tenaga kerja secara signifikan.
2. Regulasi Kedalaman Agro Adaptif: Menggunakan mekanisme perataan yang cerdas dan responsif yang menjamin kedalaman penyisipan yang seragam. Penyelarasan yang tepat ini memastikan akses yang sama terhadap nutrisi tanah, mendorong pertumbuhan tanaman yang seimbang dan kematangan tanaman yang tersinkronisasi.
3. Pelestarian Tunas Tanpa Kerusakan: Menggunakan cakar pemetik yang sangat presisi dan tahan aus yang meniru penanaman tangan ahli. Mekanisme ini menangani bibit yang rapuh dengan lembut tanpa mematahkan batang atau sistem akar, sehingga secara signifikan meminimalkan guncangan pasca transplantasi.
4. Flotasi Lapangan Lumpur yang Unggul: Menggabungkan sasis terapung yang ringan dan optimal dengan roda pertanian beralur dalam, unit ini meluncur dengan mudah di atas lapisan lumpur yang dalam, memastikan traksi yang stabil tanpa menenggelamkan atau mengganggu struktur persemaian.
5. Komando Terpusat & Penanganan Agile: Menampilkan tata letak kontrol terpusat yang sangat intuitif yang menempatkan kemudi, kopling, dan perpindahan kecepatan dalam jangkauan langsung. Hal ini memungkinkan putaran pivot yang tajam dan mudah di batas lapangan yang sempit sekaligus mengurangi kelelahan fisik operator.